Apa Itu Profesional ?? #SayaMasihTidakPaham

Penulis : Yoyo, 12 Juli 2018

Wedang Sawah, Sleman, Yogyakarta

Membaca judul diatas saya sudah duga bahwa anda sekalian berpikir saya akan bercerita tentang tim terakhir saya tercinta yang… ehemm.. Akan tetapi, anda harus adil dan bijak bahwa saya hanya manusia biasa yang bisa saja kecewa.

Sudah cukup lama saya tidak menulis, karena kesibukan yang cukup luar biasa terpusat untuk memulai praktik sepakbola TOP level dan PROFESIONAL di tim saya PSMS Medan yang membuat saya jarang sekali memejamkan mata lebih cepat selama 6 bulan. Meskipun pada akhirnya belum cukup berhasil membawa PSMS lebih baik dibanding tim lainnya.

Sekarang akhirnya saya bisa bernafas lega sambil berefleksi diri ditengah desa yang dikelilingi sawah dan gunung merapi yang cukup membuat hati bahagia, juga sedikit membuat istri saya tersenyum karena saya akan berada dirumah sampai waktu yang tidak ditentukan.

Akhir-akhir ini medan fans sejati mungkin cukup tidak bahagia karena tim kebanggaannya sering mengalami kekalahan, saya sangat paham betul apa yang ada di benak mereka mengenai hal tersebut.

Dan anda sekalian diluar daripada medan fans beranggapan bahwa saya terlalu berisik, banyak cakap, mengeluh atau yang lainnya, tidak sedikit juga komentar negatif lainnya yang masuk kedalam pesan di media sosial saya mengenai respon saya atas pemecatan yang terjadi pada saya, saya sama sekali tidak peduli, itu hal wajar bagi anda yang tidak pernah bekerja diluar negeri.

Bagi saya pribadi pemecatan pelatih adalah hal biasa. Anda dapat membayangkan tepat 1 tahun yang lalu anak muda berusia 27 tahun ini dipecat karena kekelahan tim nya di China Super League U16.

Saya masih sangat ingat malam dimana setelah makan malam dan dilanjutkan dengan evaluasi, pemilik club memberitahukan kepada saya bahwa saya harus pulang ke Indonesia dalam 2 hari kedepan, dia (pemilik club) mengatakan singkat kepada saya lewat penerjemah saya, “bahwa anda(saya) tidak cukup baik untuk membawa tim saya (Lijiang FC) menang”. Dan saya pun wajib menerimanya dengan lapang dada, so gentle man.

Di sepakbola profesional tidak ada proyek jangka panjang, anda harus menang jika tidak ingin mengalami masalah.

Melalui tulisan ini, saya ingin menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi mengenai pemecatan saya yang secara mengejutkan bagi anak muda kemarin sore adalah tidak pernah menerima pesan singkat, whats app, telepon apalagi surat mengenai pemecatan saya dari pemilik club Liga 1 Indonesia, management atau siapapun yang berada didalamnya, sampai detik ini.

Saya hanya mendapat berita tersebut dari beberapa wartawan yang langsung menghubungi saya melalui telepon tepat 2 hari setelah kami (saya dan tim pelatih) sedang dirumah untuk lebaran bersama keluarga.

Apakah anda sekalian masih berpikir bahwa Yoyo terlalu berisik mengenai pemecatannya?? Terlalu naif saya kira apabila kita semua katakan hal tersebut adalah benar dan wajar.

Ini bukan lah sebuah luapan kemarahan, emosi, dendam atau semacamnya. Akan tetapi, apakah dengan cara seperti ini sebuah tim profesional di Indonesia mengakhiri kerjasama dengan pelatih? Dimana tidak ada sedikitpun rasa menghargai.

Sejauh ini saya berusaha untuk tidak mempunyai masalah dengan tim yang saya latih, datang tampak muka, pulang tampak punggung. Tapi dengan fakta-fakta diatas apakah perlu saya datang baik-baik meminta surat pemecatan dan mengakhirinya dengan baik sebagaimana kali pertama saya menginjakkan kaki disana, saya kira tidak begitu adanya.

Dan yang jelas, profesional hanyalah kata yang masih sangat jauh dari arti kata tersebut.

Sampai saat ini, saya masih tidak paham, APA ITU PROFESIONAL !!!

Akhir sekali, dengan segala kekurangan selama bekerja untuk PSMS Medan, secara pribadi saya memohon maaf khususnya kepada medan fans yang akan tetap selalu saya kenang.

Tidak akan mudah melupakan kegilaan kalian terhadap club tercinta. Siapapun (pemain, pelatih dan management) bisa datang dan pergi, kecuali supporters sejati yang akan selalu ada didalam situasi apapun.

Semoga kita dapat berjumpa di lain waktu dan kesempatan untuk membuat PSMS lebih Sepakbola..

SELESAI….